Arsip Tag: apa itu SSD?

Solid State Drive (SSD)

Harddisk Solid State Drive (SSD), apa itu?

Solid State Drive (SSD)

Harddisk Solid State Drive (SSD), apa itu?

Selain pesatnya perkembangan komputer atau laptop yang semakin maju, komponen pada komputer atau laptop juga ikut mengalami perkembangan terutama pada komponen Harddisk.

Sejalan dengan perkembangan teknologi laptop yang membutuhkan pembacaan data lebih cepat saat kita mengoperasikan sebuah laptop atau komputer, vendor yang memproduksi harddisk melakukan inovasi dengan mengeluarkan Harddisk Solid-State Disk atau dikenal dengan SSD. Lalu apa itu SSD dan kelebihannya ?

SSD atau Solid-State Drive SSD adalah sebuah perangkat penyimpan data yg menggunakan perangkat sirkuit terpadu sebagai memory untuk menyimpan data secara terus-menerus. Walaupun sebenarnya SSD sendiri tidak menggunakan disk (cakram) ataupun sebuah motor untuk memutar sebuah cakram. Teknologi yang diterapkan dalam SSD ini menggunakan perangkat antarmuka elektronik yang kompatibel dengan block input/output (I/O) Hard Disk Drives (HDD) tradisional, sehingga hanya memerlukan penggantian sederhana untuk memasangkan di PC komputer atau laptop Anda. perangkat antarmuka Input/Output jenis baru, misalnya SATA Express, telah dirancang untuk memenuhi persyaratan spesifik dari teknologi SSD.

SSD yang tidak memiliki komponan bergerak (mekanikal). Ini sangat berbeda dengan penggunaan cakram magnetik elektromekanikal tradisional seperti Harddisk (HDD), yang menggunakan cakram berputar dan head read/write yg dapat digerakkan. Dibanding dengan cakram elektomekanikal, SSD secara umum lebih tahan terhadap goncangan, berjalan hening tanpa suara, dan memiliki waktu akses data (seek time) yang lebih singkat, tidak mengalami keterlambatan/penundaan pembacaan data (low latency), serta lebih tahan lama.

Solid-state disk sejak tahun 2014, kebanyakan menggunakan flash memory dengan teknologi NAND sejenis teknologi flash memory yang tidak membutuhkan catu daya listrik untuk dapat menyimpan data, yang mampu menyimpan data tanpa daya listrik sama sekali. Untuk aplikasi yang memerlukan akses data cepat, tetapi tidak begitu memerlukan data terus menerus setelah daya listrik mendadak hilang, SSD bisa dibangun dari Random-Access Memory (RAM). Perangkat seperti itu bisa mengeluarkan sumber energi terpisah, seperti misalnya baterai, dapat digunakan untuk menyimpan data setelah kehilangan tenaga listrik.

Hybrid drives atau Solid-State Hybrid Drives (SSHDs) memadukan fitur yg terdapat dalam SSD dengan HDDs di dalam satu unit yg sama, terdiri dari sebuah hard disk drive besar dan sebuah SSD cache untuk meningkatkan performa pada data yg paling sering diakses.